Tips Agar Rumah Aman Saat Ditinggal Liburan

Liburan panjang sering kali membuat kita antusias meninggalkan rumah untuk berlibur ke luar kota atau bahkan ke luar negeri. Namun, rasa cemas akan keamanan rumah saat ditinggalkan sering menjadi bayang-bayang yang mengganggu. Apalagi, rumah kosong sering menjadi target empuk bagi pencuri atau mengalami masalah tak terduga seperti kebocoran air, korsleting listrik, atau kebakaran.
Agar liburan tetap tenang tanpa rasa khawatir, berikut adalah tips lengkap yang bisa Anda terapkan untuk menjaga rumah tetap aman saat ditinggalkan.
1. Pastikan Semua Pintu dan Jendela Terkunci dengan Baik
Kedengarannya sepele, tapi banyak kasus pencurian terjadi karena pemilik rumah lupa mengunci pintu atau jendela. Periksa secara menyeluruh, mulai dari pintu depan, belakang, hingga pintu samping, serta semua jendela di setiap lantai.
Tips tambahan: Gunakan gembok berkualitas tinggi dan kunci tambahan seperti deadbolt untuk keamanan ekstra.
2. Matikan Listrik yang Tidak Diperlukan
Selain menghemat energi, mematikan listrik juga dapat mencegah risiko kebakaran akibat korsleting. Cabut semua peralatan elektronik seperti TV, komputer, rice cooker, atau charger yang tidak digunakan.
Catatan penting: Untuk lampu luar, Anda bisa menggunakan timer lampu otomatis sehingga lampu tetap menyala di malam hari untuk memberi kesan rumah sedang dihuni.
3. Gunakan CCTV atau Sistem Keamanan Rumah
Memasang kamera CCTV yang terhubung ke ponsel memungkinkan Anda memantau kondisi rumah dari jarak jauh. Pilih CCTV dengan fitur motion detection dan alarm otomatis agar Anda bisa mendapatkan notifikasi saat ada gerakan mencurigakan.
Rekomendasi:
Xiaomi Mi Home Security Camera – Terjangkau dengan kualitas gambar jernih.
Ezviz C6N – Memiliki fitur night vision dan rotasi 360°.
Arlo Pro 4 – Premium, dengan kualitas gambar 2K dan deteksi pintar.
Baca Juga : Daftar Rekomendasi CCTV Terbaik
4. Jangan Umumkan Kepergian di Media Sosial
Mengunggah jadwal liburan di media sosial memang mengasyikkan, tapi ini juga bisa mengundang risiko karena memberi tahu orang bahwa rumah Anda sedang kosong. Sebaiknya unggah foto liburan setelah Anda pulang.
5. Titipkan Rumah ke Tetangga atau Keluarga
Memiliki tetangga yang bisa dipercaya adalah aset berharga. Mintalah bantuan mereka untuk sesekali memeriksa rumah, menyapu halaman, atau menyalakan lampu agar rumah terlihat berpenghuni.
Jika memungkinkan, berikan kunci cadangan hanya kepada orang yang benar-benar Anda percayai.
6. Simpan Barang Berharga di Tempat Aman
Jangan tinggalkan perhiasan, uang tunai, atau barang berharga lainnya di tempat terbuka. Simpan di brankas yang sulit dibobol atau titipkan di safe deposit box bank.
7. Amankan Area Luar Rumah
Pastikan pagar, garasi, dan gudang terkunci rapat. Jika memiliki taman, rapikan ranting atau pohon yang bisa dijadikan pijakan pencuri. Pasang lampu sensor gerak untuk area luar rumah agar lebih aman.
8. Matikan Saluran Air dan Gas
Kebocoran pipa atau kebocoran gas bisa menjadi bencana besar jika terjadi saat rumah kosong. Pastikan saluran air dan gas dalam keadaan mati sebelum Anda pergi.
Kesimpulan
Meninggalkan rumah untuk liburan memang membutuhkan persiapan, terutama dalam hal keamanan. Dengan memastikan semua pintu terkunci, listrik dimatikan, menggunakan CCTV, serta berkoordinasi dengan tetangga atau keluarga, Anda dapat berlibur dengan hati tenang. Ingat, mencegah jauh lebih baik daripada menyesal di kemudian hari.




